Dirimu seperti bintang
Kadang redup, kadang terang
Kadang ada, kadang tiada
Walau tiada sekalipun, namun kau tetap ku sanjung
Cahayamu memang tak selalu menerangiku
Tapi saat kau terlihat, aku sangat mengagumimu
Tak ingin lekas beralih dari pandangan yang dapat membuatku kaku.
Saat tiada, hadirmu selalu ku tunggu
Walau kutahu, kau tak pernah merasakan itu
Kau memang terlihat kecil
Tapi cahayamu begitu melekat di sukmaku
Aku tak mampu berharap lebih dari sekedar dapat melihatmu walau sesekali
Biarlah doaku untukmu menggantikan harapan yang tak sanggup ku aminkan
Tetaplah pancarkan cahaya pada orang-orang di sekelilingmu
Kunjungilah aku bila kau sempat
Karna ku tau, cahaya itu tak mungkin utuh menerangiku
Bisa menjadi bagian terkecil yang kau berikanpun, aku sudah bahagia
Terimakasih bintangku..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar