Aku terlanjur jatuh pada sebulan rindu
Pada seonggok senyuman dibalik bajumu, malu
Menerpa padanya rasa yang kian berontak
Mengusik senja dengan segala jingganya
Mungkin kau tak paham akan tingkahku
Tapi yang ku tau, aku akan selalu ada
Aku tak meminta kau melalukan yang sama
Karna ku tau kebebasanlah yang kau cinta
Terdorong hasrat untuk bersua
Hanya demi ungkap yang membuat sesak
Tapi beraniku begitu kecut saat bersamamu
Seolah tak perlu ada kata terucap dan semua ‘kan baik baik saja
Demi waktu, janganlah berlalu begitu cepat
Aku masih sangat ingin bersamanya
Dia bagai senja yang selalu ku nanti
Namun, jika ia harus menjelma malam
Akan ku pasrahkan saja pada seonggok bintang
Yang akan menjadikannya tetap indah
Entah senja atau malam dirimu, tetaplah menuai indah dan kagum pada pandangku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar