Minggu, 09 Oktober 2016

Perkara Hujan

Pada setiap rintiknya yang jatuh
Tersimpan sejejak kenangan
Terjerat muara yang senang basah
Merangkai piksel piksel masa lalu

Masih ada ukiran perih disana
Pada organ yang paling sensitif
Tertempa kecewa yang paling bahagia
Hanyalah perihal mencintaimu

Kau katakan hujan mencegah pertemuan
Tapi bagaimana jika sebaliknya?
Bukan denganku, barangkali yang lain
Lalu kau terpikat pada mata tegas tak bertuan itu
Hingga aku disini kembali menjadi sisa sisa aroma rumput

Tidak ada komentar:

Posting Komentar